Saya terinspirasi untuk menulis ini karena seorang dosen saya. Saat itu beliau mengatakan bahwa di negara lain ikan lele dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi terjadinya gempa bumi, sedangkan di Indonesia banyak sekali terdapat ikan lele tapi…..
Nah,setelah itu saya ingat bahwa di negara Jepang ikan lele memang dapat digunakan mendeteksi terjadinya gempa. Pada zaman dahulu orang Jepang percaya dengan mitos bahwa dibawah tanah terdapat sebuah ikan lele raksasa, yang apabila ia bergerak maka akan menimbulkan guncangan (gempa bumi), bahkan ada beberapa sastra Jepang yang menyebutkan demikian, bahkan sampai saat ini masih ada yang percaya dengan mitos tersebut. Orang-orang Jepang dapat mengetahui bahwa gempa akan terjadi bila ikan lele menunjukkan perilaku yang aneh. Ikan lele cenderung untuk hidup di perairan begian bawah, tetapi bila akan terjadi gempa mereka menunjukkan perilaku yang berbeda, diantaranya mereka naik ke permukaan air, keluar dari habitat mereka, dan mereka menggelepar-gelepar. Makanya tidak aneh bila akan terjadi gempa ikan lele mudah sekali ditangkap, apabila biasanya sulit sekali untuk mendapatkannya maka akan menjadi mudah untuk menangkapnya dan hasil tangkapanpun banyak. Koq bisa gitu ya….menurut analisis ilmiah ikan lele kan hidupnya cenderung dibawah atau menempel dengan substrat, jadi dia sangat peka sekali dengan getaran-getaran ringan yang terjadi dibawah tanah, sehingga sebelum terjadi gempa ia sudah dapat merasakan lebih dahulu, makanya dia berperilaku aneh dan berusaha untuk menjauhi substratnya. Wah, jadi untung dong ya para penangkap ikan lele sebelum gempa terjadi, tapi kalau setelah itu benar-benar terjadi gempa gimana…sama saja bohong dong, tuh ikan lele mau dikemanakan?! Cepat-cepat dimasak aja kali ya, buat makan waktu ngungsi
Eh mungkin ga ya suatu saat nanti ikan lele menjadi alat pendeteksi gempa utama???